enam kesalahan pemasaran

Enam Kesalahan Pemasaran Bisnis Startup

Enam Kesalahan Pemasaran – Startup hanyalah sebuah proyek atau organisasi yang dilakukan oleh seorang pengusaha dengan tujuan untuk mencari, mengeksplorasi, dan menguji model operasional yang dapat diskalakan. Dalam beberapa hal, istilah “startup” juga dapat diterapkan pada perusahaan yang hanya beroperasi untuk periode waktu yang dimulai dengan tanggal penjualan pertamanya. Biasanya, istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan usaha bisnis baru. Beberapa startup kemudian dijual dan dikembangkan menjadi bisnis lain. Namun, banyak startup yang mandiri sejak awal.

Tidak peduli berapa lama sebuah startup, hampir pasti bahwa setidaknya salah satu tahap paling awal akan diganggu oleh tantangan dan rintangan. Dan seperti bisnis baru lainnya, akan ada kegagalan di sepanjang jalan. Tapi bagaimana bisnis gagal? Dalam kebanyakan kasus, jawabannya terletak pada tiga bidang: kekurangan modal, manajemen yang buruk, dan keputusan strategis yang buruk. Pada artikel ini, kami akan membahas area utama ini dan memberikan tip praktis untuk mengelola bisnis startup.

Enam Kesalahan Pemasaran Yang Dilakukan Bisnis Startup

enam kesalahan pemasaran

Landasan dari setiap bisnis startup yang sukses adalah rencana bisnis yang baik. Dokumen ini, yang menjelaskan secara rinci bisnis startup, kebutuhan finansial utama serta target pendapatan dan laba finansial, memberikan kerangka kerja untuk bisnis lainnya. Tanpa rencana bisnis yang terperinci, kurangnya analisis bisnis yang solid dapat mengakibatkan banyak miskomunikasi, kesalahpahaman, kapitalisasi berlebihan, dan akhirnya, kegagalan. Rencana bisnis yang dirancang dengan baik mencakup semua poin penting yang harus diperhatikan saat mengembangkan strategi bisnis.

Banyak bisnis baru membuat kesalahan dengan meluncurkan produk atau layanan mereka tanpa memiliki strategi pemasaran media sosial yang kuat. Tanpa program pemasaran media sosial yang efektif, ada kemungkinan lebih tinggi bahwa produk atau layanan tidak akan bertahan dari fase peluncuran awal. Banyak pemilik bisnis kecil cenderung menggunakan akun media sosial “palsu” dan taktik pemasaran seperti kumpulan tautan, penjejalan kata kunci, dan aktivitas lain untuk meningkatkan lalu lintas ke situs web mereka. Praktik-praktik ini terbukti sangat mahal, memakan waktu, dan tidak efektif; belum lagi membuang-buang modal awal.

Banyak perusahaan pemula mencoba menghemat uang dengan meluncurkan produk mereka tanpa memiliki strategi SEO (pengoptimalan mesin pencari) yang tepat. Banyak perusahaan gagal memanfaatkan teknik SEO yang efektif dan akhirnya berjuang melawan bisnis besar yang telah mapan selama bertahun-tahun. Sangat penting bagi pemula untuk memiliki strategi SEO yang mencakup teknik bayar per klik dan pengoptimalan mesin pencari organik. Ini juga harus mencakup artikel dan siaran pers yang dioptimalkan dengan kata kunci yang relevan.